RESUME MENULIS GEL 17

Jumat, 22 Januari 2021

AKM Menuju Kualitas Pendidikan Yang Sempurna

 

Ini adalah hasil pemikiran dan pendapat saya selaku pendidik. Dengan adanya kebijakan baru semoga membawa perubahan dalam kualitas pendidikan di Indonesia. AKM (Asesmen Kompetensi Minimum) adalah hal yang baru di tahun 2021. Setelah Ujian Nasional ditiadakan pada tahun 2020.  Ujian Nasional digantikan dengan Asesmen Nasional yang mengukur 3 komponen utama yaitu AKM, Survei Karakter, Survei Lingkungan Belajar. Menurut mentri Nadiem, AKM menjadi tolak ukur penilaian lebih komprehensif untuk mengukur kemampuan minimal siswa.  AKM sendiri terdiri dari tes kemampuan literasi dan numerasi.

Soal AKM akan sangat berbeda dengan soal UN. Sehingga siswa dan guru harus lebih menyiapkan diri. Berikut ini merupakan 5 bentuk soal AKM :

  1. Pilihan ganda : memilih satu jawaban benar dari tiap soal.
  2. Pilihan ganda kompleks : memilih lebih dari satu jawaban benar dalam satu soal.
  3. Menjodohkan : Menjawab dengan menarik garis dari satu titik ke titik yang lainnya yang merupakan pasangan pertanyaan dengan jawaban.
  4. Isian Singkat : Merupakan jawaban berupa bilangan, kata untuk menyebutkan nama benda, tempat atau jawaban pasti lainnya.
  5. Uraian : Menjawab soal berupa kalimat-kalimat untuk menjelaskan jawabannya.
Sehingga diharapkan adanya peningkatan kualitas dari guru maupun dari siswa. AKM  dirancang untuk memberikan dorongan lebih kuat ke arah pembelajaran yang inovatif dan berorientasi pada pengembangan penalaran, bukan hapalan. Literasi dan numerasi adalah kompetensi yang bersifat general dan mendasar. kemampuan berpikir tentang, dan dengan, bahasa serta matematika diperlukan dalam berbagai konteks, baik personal, sosial, maupun profesional. Survei karakter dilakukan untuk mengetahui data secara nasional mengenai penerapan asas-asas Pancasila oleh peserta didik.

Berikut ini keunggulan AKM dan survei karakter pengganti UN :
  1. AKM dan survei karakter merupakan alat ukur baru dalam dunia pendidikan
  2. AKM dan survei karakter dirancang secara khusus untuk fungsi pemetaan dan perbaikan mutu pendidikan secara nasional.
  3. AKM dan survei karakter sebagai pengganti UN merupakan satu dari empat kebijakan program merdeka belajar.
Berikut ini adalah 5 keunggulan AKM dan survei karakter  :
  1. Dilaksanakan pada jenjang tengah yaitu kelas 4 SD, kelas 8 SMP, kelas 11 SMA.
  2. Untuk perbaikan kualitas pembelajaran.
  3. Dipergunakan untuk mengukur seluruh mata pelajaran.
  4. Untuk mengukur kognitif dan afektif peserta didik
  5. Tidak mengistimewakan mata pelajaran tertentu

Survei karakter akan dijadikan tolak ukur untuk memberikan umpan balik atau feedback ke sekolah-sekolah agar dapat menciptakan lingkungan sekolah yang membuat peserta didik lebih bahagia dan lebih kuat dalam memahami dan menerapkan asas Pancasila. 

Saya berharap Pandemi segera berakhir. Karena program AKM ini sangat bagus ketika diterapkan pada peserta didik kita. Ketika kita bisa bertatap muka maka kita bisa langsung melakukan survei peserta didik kita.

*********SEMOGA******

#AISEI

#23 Januari AISEI Writting Challange

4 komentar:

  1. AKM masih saya raba untuk memahaminya,
    Tulisan Ibu Ai membuat pwmahaman lebih mudah
    Terimakasih

    BalasHapus
  2. Tinggal aksi nyatanya di sekolah. Iya nggak, Bu

    BalasHapus
  3. mengamini paragraf terakhirnya, semoga pandemi ini segera berakhir kita bisa kembali bertatap muka dengan anak-anak di sekolah

    BalasHapus

Posting Paling Populer

Latihan Mengoja Diri