Jumat, 15 Januari 2021

Membuat Buku Secepat Kilat


#4 Resume Bu Eva







Hari ini kegiatan pelatihan mendatangkan nara sumber dari Kupang yang bernama: Eva Hariyati Israel S.Kom Gr.  Belau adalah guru TIK di SMAN 1 Kupang. Lewat dunia maya jarak dan waktu begitu dekat. Dengan moderator Mr Bams dari Bandung.  Kegiatan ini diawali dengan mengisi aplikasi Janbo. Dimana seluruh peserta diharuskan mendownload aplikasinya dan mengisi dengan kata-kata motivasi. Dan ini merupakan trik agar terjalin komunikasi dengan para peserta. Ada yang berhasil ada yang tidak. Saya termasuk yang tidak berhasil, karena mendownloadnya terkendala sinyal, jadi lelet banget. Bu Aam adalah orang pertama yang berhasil membuka aplikasi itu, luar biasa.

Saya membuka link Blog beliau di https://evaman219blogspot.com/2020/menulis-buku-7-hari-mungkinkah.html. Setelah saya baca blog nya...wowww luar biasa. Ini adalah pengalaman bagi beliau yang tidak akan terlupakan. Berawal dari tantangan yang dilontarkan Prof. Eko Indrajit yang kala itu  menjadi nara sumber di grup pelatihan menulis gelombang 7.  Kegiatan belajar via WAG sangat membawa dampak  yang luar biasa bagi beliau. Tantangan menulis ini dijadikan batu loncatan yang sangat baik untuk mewujudkan keinginan membuat buku mayor. Menulis buku adalah kegiatan yang sangat memerlukan tingkat fokus dan disiplin yang tinggi. Beliau berhasil menghasilkan karya dalam bentuk buku  dengan judul diantaranya :

  1.  Kelas Maya, Membangun Ekosistem E-Learning di Rumah Belajar.
  2.  Model Pembelajaran Kompetensi Abad 21, Berkarakter dan Literat di Era Kenormalan Baru.
  3.  Guru Penggerak Belajar Merdeka, Merdeka Belajar.
Semua dicetak dan terbit di tahun 2020. Saya berpikir hanya orang yang mempunyai kemampuan dan kemauan tinggi yang dapat menyelesaikan menulis buku dalam jangka waktu 7 hari. Ini merupakan motivasi bagi diri saya, agar saya bisa mengikuti jejaknya. Pengalaman adalah inspirasiku itu yang menjadi moto dalam menulisnya. 

Ada beberapa pertanyaan dari para anggota kegiatan pelatihan gelombang 17 diantaranya :
  1. Tahap apa yang dibuat ketika mendapatkan tantangan menulis ini?
  2. Bagaimana cara menyusun Mind Map?
  3. Bagaimana tips untuk menulis buku secara kilat tetapi tidak terburu-buru dan menghasilkan buku yang baik?
  4. Seberapa penting ISBN dan HAKI dalam proses penertbitan buku?
  5. Bagaimana cara mengaktipkan Aplikasi Janbo dan apa fungsinya?
  6. Apa pembeda  antara Artikel, Cerpen dan Esai ?
  7. Bagaimana cara mencari ide untuk menulis buu yang super kilat ?
  8. Bagaimana cara membuat alur isi buku yang enak dibaca dan dicerna oleh pembaca ?
  9. Bagaimana cara mengatasi kehabsan ide ?
  10. Bagaimana cara memulai menulis yang terkadang terkendala dalam mencari ketersambungan cerita ? 
  11. Bagaimana caranya agar tulisan kita tidak mengunakan kata-kata yang sama dan berulang-ulang ?
  12. Bagaimana tips untuk bisa menulis selama 7 hari ? 
  13. Apakah penerbit mayor dapat memberikan kesempatan kepada penulis baru dalam menerbitkan buku, atau harus ada sponsor ?    
 Ini adalah jawaban dari narasumber : 
  1. Pertama kali menerima tantangan menulis dalam waktu 7 hari adalah menentukan Mind Maps. Ada berbagai pertimbangan tentunya waktu. 
  2. Cara menyusun Mind Maps adalah dengan menentukan tema. Dimulai dengan konsep yang sederhana yang akan kita bangun dari konsep-konsep yang akan menjadi simpulan-simpulan baru yang akan memetakan pikiran kita sehingga mudah mencari referensi.
  3. Tips dalam menulis cepat adalah tulislah tulisan yang sudah kita siapkan tanpa memerlukan memperhatikan kesalahan dalam pengetikan, setelah selesai mengetik baru kita koreksi setelah selesai outline. Jangan terburu-buru di terbitkan tetapi kita harus teliti sebelum diterbitkan. Ada team kurator dan team proofreading yang akan memeriksa naskah kita dari segi kebahasaan dan typonya.
  4. ISBN sangat penting karena akan menjadi identitas dan pengakuan hak cipta dari karya kita. Sedangkan HAKI adalah hak kekayaan intelektual agar orang tidak dapat menyalahgunakan hasil karya kita.
  5. Cara mengaktifkan aplikasi Janbo adalah dengan cara mendowload dari playstore. Aplikasi ini digunakan sebagai sarana Ice Breaking agar ada komunikasi antara kita. Aplikasi ini dapat dipakai dalam PJJ.
  6. Saya masih belajar membuat Cerpen. Ada upaya saya agar cerita tidak ngawur yaitu dengan cara membuat mind maps. Inilah yang akan kita tuangkan menjadi outline buku sehingga alur cerita tida akan keluar kemana-mana.
  7. Cara mencari ide untuk menulis yaitu dengan cara banyaklah membaca. Ide menulis bisa dari pengalaman dari kehidupan sehari-hari kita.
  8.  Cara mencari alur isi buku tergantung siapa yang akan membaca buku kita. Karena seninya menulis adalah ketika pembaca merasakan enak membaca buku kita. 
  9. Cara menangani kehabisan ide yaitu dengan cara seringlah jalan-jalan membaca buku orang lain atau berseluncur ddi blog orang lain. Refreshing dalam arti sebenarnya agar kita tidak jenuh.
  10.  Cara agar tulisan kita ada terkesinambungan yaitu dengan cara membuat mond maps dulu biar mudah.
  11. Cara agar kita tidak menulis dengan kata yang sama dan berulang-ulang adalah dengan cara latihan . Semakin lama atau semakin sering kita menulis dengan sendiinya kita akan tahu kalau itu kalimat yang sama dan berulang-ulang.
  12. Tips agar dapat menyelesaikan menulis buku dalam 7 hari adalah niat yang kuat dalam hati, berusaha. Kuncinya mau dan fokus. 
  13. Kita jangan patah semangat untuk mencoba dan percaya diri ke penerbit mayor maka kita akan mendapatkan beberapa keuntungan diantaranya : Kepuasan bathin, Kepercayaan diri, Keuntungan atau royalti, Buku terbit tanpa biaya apapun, ISBN, Buku diedarkan secara nasional 

Semangat menulis untuk semua sahabat literasi. Rubah motiasi menjadi aksi nyata mulai dari sekarang. Lakukan dari diri sendiri dan berbagi ilmu karena dengan berbagi adalah cara utnuk  mengucapkan syukur atas nikmat Allah. Nikmat itu dijadikan berkah untuk sesama, insyaallah akan Allah bukakan simpul-simpul ide dalam pikiran kita.





 

Blog Sebagai Identitas Digital Guru Milenial


 #6  Belajar Blog dengan Cikgu Tere 




Ini adalah kegiatan pelatihan hari ke 6. Dengan narasumber yang sangat luar biasa. Beliau guru inovatif bahkan bisa disebut Guru Blooger. Pengalamannya menyebutkan bahwa dengan adanya pandemi ini kita sebagai guru dituntut untuk kreatif dan penuh dedikasi. Jangan berpangku tanggan meratapi bencana. Dengan menulis maka kita akan terus berkarya. Memasuki era abad 21 salah satu keterampilan yang harus dimiliki guru dan siswa adalah literasi digital. Sebetulnya pemanfaatan IT sudah jauh digunakan sejak awal tahun 1990. Semakin hari perkembangan teknologi semakin maju. Zaman awal saya menjadi guru, saya ingat kalau mau membuat rangkuman materi ataupun membuat RPP saya tulis tangan di buku tulis ukuran besar. Saya ingat sekali ketika dapat penghargaan dari Kepala Sekolah sebagai guru dengan administrasi paling lengkap. Saya suka senyum bangga kalau ingat waktu itu. Seiring berkembangnya perubahan zaman kita sebagai guru dituntut harus terampil IT. Dengan semangat saya belajar bagaimana caranya saya bisa membuat Powerpoint untuk media pembelajaran. Saya membuat ringkasan materi dan saya bagikan kepada siswa. Berbagai model dan media pembelajaran saya buat dan masih manual. Saya ingat bagaimana penuhnya meja saya dengan media pembelajaran. Tumpukan kartu-kartu soal dan jawaban. Bertumpuk buku latihan siswa. Itu dulu ketika semua  kegiatan pembelajaran masih berjalan dengan normal. Namun bencana ini telah mengubah semuanya. Pandemi Covid -19 banyak membawa dampak positif dan dampak negatif bagi kita semua.

Salah satu yang terdampak yaitu kegiatan pembelajaran, yang mengharuskan kita melakukan pembelajaran dengan sistem BDR, PJJ. Semua kegiatan ini tidak bisa terlepas dari yang namanya teknologi. Dulu Laptop, Hp , Wifi masih disebut barang mewah. Tetapi setelah masa pandemi ini, semua menjadi barang yang sangat dibutuhkan. Saya merupakan guru yang sangat strees ketika mulai diterapkan model pembelajaran BDR dan PJJ. Kenapa strees? karena semua butuh kesiapan dari semua pihak. Saya mensosialisasikan program BDR dan PJJ dengan cara door to door.

Melihat pemaparan dari nara sumber saya yakin, beliau juga perlu tenaga ekstra sehingga program BDR nya berhasil. Keahlian yang harus dapat dikuasai adalah IT. Tidak semua guru bisa memahami bagaimana cara kerja yang harus serba online, tanpa bertatap muka dengan siswa. Siswa pun begitu, tidak semua siswa  memiliki hp Android. Nara sumber kali ini menjawab bagaimana menanggani kegiatan pmbelajaran dengan menggunakan media Blog. 

 


 

Blog bagi saya merupakan hal yang baru. Untuk menerapkan media blog pada pembelajaran kita harus memperhatikan beberapa hal di antaranya :

  • Harus ada kesepakatan antara guru, siswa dan orang tua.
  • Pastikan semua siswa memiliki fasilitas (Hp, Internet, Laptop, Kuota, Wifi)
  • Pastikan semua siswa bisa mengoperasikan Hp Androidnya untu kegiatan belajar
  • Pastikan semua siswa sudah dapat mengakses aplikasi Google Drive
  • Guru harus mempersiapkan RPP daring atau kombinasi
  • Blog harus mengacu pada KD, Indikator dan Tujuan pembelajaran
Kalau semua persyaratan di atas telah terpenuhi, maka pembelajaran dengan media Blog akan terlaksana tanpa ada kendala. Selain sebagai media pembelajaran , blog juga bisa digunakan untuk kegiatan literasi. Guru dituntut untuk memiliki keterampilan literasi digital. Saya menyadari kalau saya belum jago dalam membuat blog. Blog saya belum berisi konten-konten yang menarik. Blog saya masih sebagai sebagai tempat curhat dan menulis puisi saja. Namun kedepannya saya bertekad harus bisa membuat buku solo dari kegiatan pelatihan ini. Tekad yang kuat dibarengi dengan ihktiar insyaallah akan mengdatangkan berkah. Semoga saya dapat mengikuti jejak nara sumber yang sudah banyak menghasilkan karya. Semoga.....


Selasa, 12 Januari 2021

Cara Membuat Blog

 Belajar Membuat Blog Bareng Bu Rita 






Ini adalah tulisan yang saya ikutkan dalam tantangan menulis yang diadakan oleh AISEI. Narasumber kali ini adalah sahabatku didunia Maya dialah Rita Wati S.Kom. sang guru milenial yang selalu menginspirasi saya. 

Kegiatan AISEI dilakukan lewat zoomeeting yang dihadiri oleh kurang lebih 50 orang. Kegiatan dimulai jam 15.00 - 17.00 wib. Kegiatannya dilakukan selama dua hari dikarenakan banyak anggota yang tertarik dengan Blog. Hari pertama saya mengikuti sampai selesai, bahkan saya pun berkesempatan mengajukan pertanyaan kepada Nara sumber. Sayang dihari kedua saya tidak mengikuti sampai tuntas, dikarenakan didaerah saya sedang hujan deras dan banyak petir. Akhirnya saya keluar dari zoomeeting. 

Ini adalah hasil pemaparan materi dari narasumber kita kali ini. Ada dua jenis blog yaitu blog gratis dan blog berbayar. Itu tergantung kebutuhan kita. Saya masih memakai blog gratis karena masih tahap belajar. Semoga kedepannya bisa memakai blog berbayar.

Manfaat Blog diantaranya :

1. Diary online.

2. Tulisan diblog bisa dibaca oleh orang di seluruh dunia. 

3. Menambah income.

4. Tulisan di blog bisa dijadikan buku.

5. Salah satu media PJJ 

6. Bisa berpartisipasi dalam lomba blog.

Secara teknis blog tergantung kepada kita, mau di desain sebagaimana mungkin, bisa tinggal kita punya kemauan untuk mengelola blog.

Sekarang blog semakin berkembang pesat. Blog bisa disisipkan video, file. Dengan desain gambar yang cantik dan menarik. Semakin menarik desain blog semakin membuat orang penasaran ingin membaca blog kita.  


#13Aisei writting challange



Sabtu, 09 Januari 2021

Resume

 #1.Tiada Hari Tanpa Menulis






Malam ini adalah merupakan awal pembelajaran pelatihan menulis gelombang 17. Saya tergabung di gelombang 16 tapi karena saya gabungnya pas dipenghujung kegiatan gelombang 16 maka saya akhinya masuk ke gelombang 17. Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Pada awal masuk grup pelatihan bareng Om Jay saya masih binggung belum bisa mengikuti kegiatan secara serius.  Nara sumber kali ini adalah : Wijaya Kusumah M.Pd (Om Jay) beliau adalah seorang motivator, Trainer, Guru blogger Indonesia, Founder KSGN, Founder Kelas Menulis PGRI, Guru TIK di SMP Labschool Jakarta, sekaligus penulis buku.  Semenjak beliau memiliki blog pribadi di internet, beliau berusaha kuat setiap hari menulis. Adanya blog membuat beliau semakin komitmen untuk menulis. Beliau sudah memiliki blog sejak 13 tahun yang lalu. Menulis dan membaca adalah dua kegiatan yang tidak dapat dpisahkan. Tak ada penulis yang tidak rajin membaca.  Lewat tulisan yang saya baca, saya semakin mengenal beliau. Serasa sudah dekat dengan beliau padahal pertemuan kita baru dua bulan. Saya ingat perkenalan dengan beliau lewat kegiatan APKS PGRI sekitar bulan November. Beliau yang memperkenalkan saya kedalam dunia penulis. Dan ternyata luar biasa, saya digrup ini banyak bertemu dengan orang-orang hebat dan mereka semua rata-rata sudah menghasilkan karya berupa buku. Nah saya siapa? bukan siapa-siapa?, tidak bisa apa-apa?. Sempat muncul keraguan dalam diri untuk mundur dari grup. Tetapi saya mencoba belajar, mulai membaca blognya beliau. Terpikir saya mau juga buat blog. 

"Menulislah Tiap Hari Dan Rasakan Apa Yang Terjadi"

Inilah yang selalu didengungkan oleh beliau kepada para pemula seperti saya. Kalimat sederhana namun penuh makna. Saya pribadi pun berpikir, apa betul akan terjadi ?. Kalau tidak dikerjakan kapan mau melihat pembuktiannya. Awal menjadi penulis adalah membuat blog agar tulisan kita dapat dibaca orang. Banyak sekali pemikiran yang muncul sebagai penulis pemula diantaranya :

1. Tidak bisa menulis, tulisanya biasa aja

2. Tulisannya takut tidak menarik, takut tulisan menyinggung orang lain dll.

3. Tidak bisa menggunakan IT alias gaptek

4. Apa manfaat dari menulis

5. Apa tujuan dari menulis

Itu hanya sebagian dari permasalahan yang dihadapi penulis pemula seperti saya.

Jumat, 08 Januari 2021

Resensi Buku "Merajut Asa Sejak Belia"

 



Dokumen pribadi


     Ini adalah buku hadiah dari kegiatan #Kamismenulis. Alhamdulilah setelah gabung di grup Lagerunal, saya semakin semangat dalam menulis. Apalagi banyak teman-teman guru yang sudah lama berkecimpung di dunia menulis. Sebagai orang yang baru gabung, saya sering bingung terkadang bertanya dalam diri. Sanggup nggak? Bisa nggak? dan berbagai keraguan muncul. Alhamdulillah setelah gabung di WAG ini, semua keragu-raguan saya hilang. Hari itu edisi #Kamismenulis tanggal 24 Desember 2020 semua anggota grup ditantang utuk menulis sesuai tema "Damai". Berkat postingan di blog itu saya mendapatkan hadiah berupa buku dari Bu Rita.

Judul Buku               : Merajut Asa Sejak Belia (Kumpulan Kisah Inspiratif)
Penulis                       : Rita Wati S.Kom
Jumlah Halaman      : 122 Halaman
Copyright                  :  2020
ISBN                          :  978-602-457-573-1
Penyunting Naskah  :  Sri Sugiastuti
Desain Cover             :  Dewi
Penata letak               :  Hidayatul Hasanah
Redaksi                      :  CV. Oase Pustaka
Alamat                       :  Palur Wetan Mojolaban -Sukoharjo


Buku ini sangat menarik dari tampilan luarnya saja sudah sangat menggoda. Cover warna putih dengan gambar lucu yang mengambarkan kenangan masa kecil. Buku ini terdiri dari beberapan bab. Ada 13 bab yang semuanya menceritakan kehidupan sehari-hari yang sarat akan falsafah hidup. Manusia sebagai mahluk sosial dan harus saling mengasihi tanpa membeda-bedakan status sosial tergambar jelas pada judul "Petrick Bukan Pria Biasa",  "Harapan Nan Sirna",  "Ni Hao Ma". 

Gambaran kehidupan dari kisah sang gadis yang sangat menginspirasi, tatkala gadis ingin memberi semangat kepada temannya agar mau belajar, menggambarkan cerita anak remaja dengan kehidupannya yang selalu ceria. Cerita masa sekolah, cerita masa kuliah, cerita tentang pergaulannya dan kegigihan seorang gadis remaja dalam mewujudkan cita-citanya. Buku ini sangat cocok untuk semua kalangan, terutama untuk kalangan remaja sangat bagus. Karena dari buku ini kita dapat mengambil hikmah dari setiap kejadian yang terjadi dalam keseharian kita. Kisah semasa memasuki jenjang pernikahan dikemas apik dengan bahasa yang ringan dan mudah dimengerti. Kisah pengalaman semasa mulai menjadi tenaga pendidik dan pengalamannya yang sedikit "horor" tapi membuat penasaran. Semua kisah kehidupan didalam buku ini disusun apik sehingga seolah-olah pembaca menjadi pemeran utamanya.  Ada kisah tentang Poligami dan permasalahannya. Kisah kehilangan orang yang sangat disayangi, membuat pembaca terhanyut terbawa suasana sedih. 

Semua tulisan yang dituliskan dalam buku ini benar-benar sangat menginspirasi bagi pembacanya. Dari buku ini saya tahu banyak bahwa istilah "Dimana tanah dipijak disitu langit dijunjung" bukan hanya istilah tetapi oleh penulis diterapkan dan dialami dalam kesehariannya. Perjalanan yang mengharuskan berpindah-pindah tempat tinggal juga menjadi kisah yang sangat menarik. Lewat buku ini saya diajak jalan-jalan dari mulai pulau sumatera, pulau Jawa hingga pulau Bali.

Saking asyiknya membaca, saya menghabiskan waktu 30 menit untuk menyelesaikan membaca seluruh isi buku ini. Dan saya baca berulang-ulang. Siswa saya juga suka, bahkan ada yang pinjam, cuma saya bawa lagi. Untuk memotivasi kepada para remaja ini sangat tepat. Dibuku ini diajarkan bagaimana kita hidup sederhana, selalu bersyukur, rendah hati, bertekad kuat.


Rabu, 06 Januari 2021

#2 Resume Trik Jitu Untuk Penulis Pemula

 



Hari/tanggal   : Rabu, 6 Januari 2021
Jam                  : 19.00 – 21.00 wib
Nara sumber   :  Rita Wati  S. Kom

Ini adalah jadwal Belajar  Menulis Online  untuk pertemuan ke dua, kali ini yang menjadi nara sumber adalah sahabatku. Beliau sangat luar biasa. Awal ketertarikan penulis terjadi di tahun 2001 ketika beliau sedang menjadi mahasiswa. Sedari jaman ketika beliau menjadi mahasiswa, sudah banyak menulis hanya belum berani di publikasikan. Semua tersimpan rapi di komputer. Sampai-sampai komputernya dipakai kata sandi agar tidak ada yang membaca hasil tulisannya.  Beliau sudah menulis beberapa cerpen dan berencana di jadikan novel.  Alhamdulillah saya bisa kenal dekat dengan beliau. Bu Rita pribadi yang menyenangkan tidak pernah sulit untuk berbagi ilmu. Sifatnya pendiam tetapi jari dan imajinasinya tinggi jadi tidak heran ketika belau menulis pasti enak dibaca dan asyik bacanya.  Makanya tidak heran apabila beliau banyak sekali melahirkan buku-buku yang bagus. Beliau sudah menghasilkan 3 buku solo. Dan beberapa buku antologi. Sekarang sedang terlibat dalam proyek antologi dengan beberapa teman di grup dan berperan sebagai kurator. Sangat luar biasa.

 Ada beberapa trik jitu  yang diberikan kepada kita sebagagai penulis pemula diantaranya :

  1.      Tentukan motivasi dari menulis.
  2.       Menulis apa saja yang ada dalam pikiran kita.
  3.     Tuangkan semua ide dan tuntaskan semua ide dalam tulisan hingga selesai.
  4.      Latihan menulis setiap hari di mulai dari 100 kata, kemudian meningkat 150 kata , naik lagi         menjadi Pentigraf (Menulis tiga paragraf) hingga akhirnya bisa menulis 1.000 kata perhari.
  5.   Lakukan setiap hari apalagi ketika Mood.
  6.   Membuat peta konsep TOC
  7.  Mulailah dengan join menulis Antologi tujuannya untuk menumbuhkan kepercayaan diri menjadi seorang penulis.

Kalau semua hal di atas telah dilakukan maka persiapkanlah diri untuk menjadi penulis solo dengan menerbitkan buku. Agar buku enak dibaca maka harus memperhatikan kaidah-kaidah dasar penulisan. Jadilah penulis yang berkualitas.  Kaidah-kaidah dasar yang harus di perhatikan penulis pemula diantaranya :

  1.      Penggunaan huruf besar dan kecil yang tidak tepat.
  2.     Paragraf panjang-panjang.
  3.    Penggunaan tanda baca.
  4.    Kata baku.
  5.    Penggunaan kata yang tidak efektif.
  6.    Penggunaan istilah asing yang sering keliru
  7.    Penggunaan kata depan yang sering keliru dipisah atau disambung.  
Dari berbagai pengalaman beliau sudah sangat terlatih. Jangan tanya masalah IT itu sudah pasti masternya. Dibawah ini ada beberapa orang yang bertanya kepada beliau selama pembelajaran online. Diantaranya :
  1. Ahmad Munadi
  2. Ghurrotus Tsaniyah
  3. Tri Sutrisno
  4. Miftahuk Hadi
  5. Ai Setiawati
  6. Sy Asman
  7. Suganda
  8. Mulyadi
  9. Mujiatun
  10. Dadang
  11. Ihin Solihin
  12. Sriwinaningsih
  13. Entin Suyatin
Kesimpulan dari beberapa pertanyaan peserta pelatihan diantaranya :
  1. Peta konsep adalah Mind Maping yang kita buat ketika kita akan membuat tulisan . Contohnya ketika akan menulis fiksi , kita meentukan peran antagonis
  2. Cara mengatasi ketika kita kehabisan ide ? yaitu dengan menambahkan pemeran yang lain atau tokoh yang baru yang sangat kuat karakternya sehingga kita dapat mengembangkan cerita fiksi.
  3. Cara meminimalisir kalimat yang tidak efektif Yaitu dengan cara membaca kalimat berulang-ulang atau bahkan dengan cara membacanya secara keras.
  4. Cara agar Mood kita tetap ada, dan bagaimana cara agar kita semakin mahir IT ? yaitu dengan cara : Refreshing, Blog Walking, Berada digrup pelatihan sehingga apabila ada kesulitan bisa  saling membantu. Terutama kesulitan masalah teknis ngeblog.
  5. Bagaiman cara menulis buku antologi ? yaitu dengan cara menulis bersama-sama dengan tema yang sudah ditentukan. Harus mengikuti aturan yang sudah ditentukan.
  6. Bagaimana ceritanya Bu Rita bisa jadi penuli? Berawal ketika kuliah ada seorang teman kost yang beprofesi sebagai penulis. Maka jiwanya merasa terpacu kembali untuk menulis. Bahkan sekarnag sudah jadi hobi yang dapat mendatangkan pundi-pundi rupiah.
  7. Bagaimana cara menumbuhkan rasa percaya diri dalam menerbitkan sebuah karya buku?  Tetaplah bersama dengan orang-orang yang memiliki hobi sama contohnya di grup menulis ini. Secara tidak langsung kita akan termotivasi untuk menulis. 
  8. Bagaimana caa memulai menulis resume agar tulisan kita  menarik dimata pembaca ? Jawabannya adalah baca konsep dari Nara sumber dan buat kata pembuka yang disesuaikan  dengan tema dari nara sumber. Bagaimana dengan Cerpen ? Untuk cerpen banyak perbedaan tergantung dari latar belakang dulu.  Ada yang dimulai dengan percakapan atau dialog sesuai tema.
  9. Bagaimana tips meningkatkan percaya diri dalam menulis dan bagaimana cara agar tulisan kita dapat dikonsumsi oleh pembaca? Caranya kita harus yakin kalau tulisan yang kita buat akan menarik pembaca. Selalu berdiskusi dengan teman-teman yang mempunyai hobi sama. Misalkan dengan teman yang hibi membaca Blog
  10. Jika tiap hari kita menulis dengan tema yang berbeda apakah dapat dijadikan buku? Jawabannya tergantung kepada penulis apakah mau dijadikan satu buku atau mau dijadikan artikel tergantung temanya, Semua berpulang kepada diri kita.
Dari beberapa pertanyaan diatas maka dapat ditari benang merahnya bahwa : Kegiatan menulis dapat dilakukan oleh siapapun, dimanapun, kapanpun tergantung kemauan kita. Semakin kira sering membaca maka akan semakin banyak ide untuk menulis. Jaga tali silaturahmi terutama dengan teman-teman yang memiliki hobi yang sama. Terbukalah ketika ada yang mengkritik tulisan kita. Ketika kita akan menulis,,ya menulislah jangan ditunda karena kalau sudah ditunda kita akan lupa. Tetap semangat menulis karena dengan sendirinya akan timbul gaya menulis kita.  
Kata motivasi dari  nara sumber kali ini adalah : Nothing is Imposible In This Word

Minggu, 03 Januari 2021

Pentigraf

 

MAAFKANLAH                   

            Masa pandemi Covid-19 telah begitu banyak merubah semua hal dalam kegiatan manusia.  Semua harus mengikuti protokol kesehatan. Selalu di ingatkan untuk 3M (Mencuci tangan, Memakai masker, Menjaga jarak). Semenjak pandemi saya sebagai guru diharuskan melakukan semua kegiatan dengan sistem  WFH (work from home) dan  semua siswaku untuk melakukan kegiatan belajar secara online yang lebih akrab kita kenal kegiatan BDR (Belajar Dari Rumah), PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh). Awalnya sangat sulit karena belum terbiasa, banyak kendala. Sebagai seorang guru saya dituntut untuk kreatif dan terus berinovasi. Pembelajaran saya melalui WA dan Clasroom. Dengan begitu semua siswa harus selalu online.

            Jadwal pembelajaran online saya  , hari senin jam 08.00 - 10.00 Wib. Materi sudah disiapkan sedari kemarin bahkan saya semalamam membuat materi. Materi di buat semenarik mungkin agar siswa tidak bosan. Tak lupa saya buat peraturan dan tata tertib dalam kegiatan pembelajaran online. Semua saya terapkan aturan yang jelas agar siswa tetap disiplin dalam mengikuti semua kegiatan ini. WAG (WhatApp Grup) saya pergunakan untuk alat komunikasi dengan siswa. Saya meminta bantuan KM ( Ketua Kelas) agar bisa mematau semua teman-temannya. Saya mengajar di 7 kelas yang berbeda tingkatannya. Kelas 8 memegang 2 kelas. Kelas 9 memegang 7 kelas. Saya menyiapkan materi untuk hari ini semuanya di Clasroom. Dan sudah saya atur kalau mulai pembelajaran tepat jam 08.00 wib. Hari senin merupakan jadwal saya melakukan piket disekolah, karena ada beberapa siswa yang terkendala dengan HP maka sekolah kami memperbolehkan siswa masuk sekolah itupun dengan jumlah dibatasi dan tetap memakai protokol kesehatan. Saya sudah ada janji dengan siswa yang akan masuk sekolah. Saya bersiap dari rumah.

            Perjalan dari rumah hanya memakan waktu 30 menit dengan memakai kendaraan umum. Saya pun pergi kesekolah. Ternyata diluar dugaan, dijalan ada kecelakaan lalu-lintas, Ada mobil truk besar yang melintang ditengah jalan yang menghalangi jalan. Isi muatannya berupa batu terhambur semua dijalan. Ya,,,Allah ,,bagaimana ini?. Jam sudah menujukan 08.30 wib. Waduh bagaimana ini?. Saya masih dijalan dan belum ada tanda-tanda kalau ini arus lalu-lintas akan normal kembali. Sampai kapan ini?.Kacau pikiran saya dibuatnya. Dan tiba-tiba hp saya berdering, ternyata telepon dari siswa saya. “Asallamuallaikum, ibu, ini kenapa WA ibu nggak aktif, kok belum mulai belajarnya?” . Ini aku telepon ibu pakai telepon biasa”, Begitu sahut Devina di seberang sana. Astagfirulloh,,,kok saya lupa.

RESENSI BUKU

Membuat Buku Secepat Kilat

#4 Resume Bu Eva Hari ini kegiatan pelatihan mendatangkan nara sumber dari Kupang yang bernama: Eva Hariyati Israel S.Kom Gr.  Belau adalah ...

Resume